Minerva R150 VS Honda CBR 150R

1372untitled-5 1376minerva-vs-cbr-01

SULIT membedakan lihat Minerva R150SE nyempil di deretan Honda CBR 150R. Githu juga sebaliknya, kalo liat Honda CBR 150R di antara deretan Minerva R150SE! Dari segi desain, kedua kereta besi roda dua ini macam piston dibelah dua. Mirip bangeeetsss!

Berangkat yang bukan kemana-mana, tapi dari kemiripan itu, Em-Plus coba bikin komparasi. Ember! Kalau dilihat dari harga, terpaut jauh berbeda. Minerva R150SE dijual dengan banderol Rp 16 jutaan. Sedang Honda CBR 150R dilego Rp 36 jutaan. Hitunganyam, 1 : 2 cuy!.

Mantapnya, R150SE dan CBR 150R tetap booming dan begitu banyak diminati. Terlebih R150SE, penjualannya tidak kalah sama motor Jepang umumnya. Bahkan, motor pabrikan non-Jepang.

Baiklah kalau githu! Ketimbang ngomong terus, gimana kalau langsung dibedah. Termasuk kelebihan dan kekurangan dari keduanya. Apakah punya kemiripan selain bodi?

Spidometer

Jika lihat angka di spidometer, baik itu kecepatan atau rpm sepertinya gak jauh beda sama CBR 150R. Tapi kalau diteliti lagi lebih jauh, bagian indikator paling kanan, ada voltmeter yang berfungsi mengukur kondisi aki atau battery.

Meski angka kecepatan dan rpm sama, tapi coba lihat indikator spido paling kanan. Ini yang membedakan! Di CBR, indikator ini diisi petunjuk suhu mesin. Itu karena CBR memiliki pendinginan mesin lewat radiator.

Pendingin Mesin

Enggak mau ketinggalan dari CBR 150, maka R150SE pun pakai pendingin. Tapi, kalau yang ini sih sebenarnya bukan lebih bersifat mendinginkan mesin. Lebih kepada lancarnya sirkulasi oli. Sebab yang dipakai adalah oil cooler.

Dengan harga jual di atas Rp 30 juta, pantas jika CBR menawarkan pendingin ekstra. Yaitu, liquid cooled alias radiator. Komponen ini bikin pengendara merasa lebih aman memacu motor dalam waktu lama. Betul?

Percepatan

Mesin menganut tipe SOHC satu silinder 149 cc, 5 percepatan. Pola gigi, layaknya motor sport tulen. Gigi 1, tuas perseneling diinjak. Untuk menaikan ke percepatan lebih tinggi, gigi pun tinggal dicungkel ke atas. Klek!

Ini yang bikin beda! Meski sama mengusung kapasitas silinder 150 cc, tapi tipe mesin CBR adalah DOHC. Ya, ada dua noken-as untuk menggerakan kinerja buka tutup klep. Makin beda lagi, motor CBU dari Thailand ini juga sudah dilengkapi 6 percepatan.

Kaki-kaki

Kalau jeli, ini yang bisa membedakan antara CBR pekgo dengan R150SE. Ya! Kalau kaki depan CBR masih menggunakan sok teleskopik, tapi di Minerva enggak tuh! R150SE sudah pakai sok model up-side down.

Meski kaki-kaki model teleskopik, tapi soal lincah juga handling dan redaman, enggak kalah dengan sok model upside down yang ditawarkan R150SE. Sekali lagi, ini yang jelas membedakan CBR dengan ‘kembarannya’ ini.

Fitur Lain

Bentuk kaki belakang, bisa dibilang tetap mirip. Kalau tidak percoyo, silakan tengok penutup rantai. Dari bentuknya saja sama. Bahkan, buat pengereman belakang, Minerva juga sudah mengandalkan disk brake alias cakram.

Memang, sekilas sama. Tapi, ada fitur lain di kaki belakang yang tidak dimiliki Minerva. Yaitu pengaman gir belakang. Fitur ini, mencegah rantai selip ke celah gir dan arm jika tiba-tiba puntus rantai. Fitur ini, juga diaplikasi di motor Honda terbaru di Indonesia. Misalnya, Honda Blade 110R.

Akselerasi

Tampang boleh sama dengan CBR 150, tapi kemampuan berlari jauh di bawah CBR. Meski setiap perpindahan gigi terasa menghentak, tetap larinya tidak bisa mengimbangi CBR. Buktinya, untuk raih kecepatan 60 km/jam butuh waktu lama.

Uang memang kagak bohong! Dengan harga Rp 36 jutaan, CBR dilengkapi mesin DOHC dan handling yang benar-benar sporty. Untuk meraih kecepatan 0 – 60 km/jam, cukup butuh waktu 4,02 detik.

Tabel Akselerasi

Minerva R150SE

0 – 60 km/jam : 12,31 detik
0 – 100 meter : 11,82 detik
0 – 201 meter : –

Honda CBR 150R
0 – 60 km/jam : 4,02 detik
0 – 100 meter : 6,80 detik
0 – 201 meter : 10,98 detik

Selain Minerva

Pesona Honda CBR 150R sepertinya jadi perhatian buat produsen mona alias motor Cina. Selain Minerva, ada juga merek lain yang hadir dengan tampang serupa. Yaitu, Happy atau Jialing.

Kabar keberadaan CBR rasa Happy atau Jialing, juga masih simpang siur. Ada yang bilang sudah lama ditarik dari peredaran karena sesuatu hal. Juga ada yang bilang karena memang kurang diminati pada saat itu. Terserah deh!

Di luar negeri sono, pabrikan motor Taiwan, Kymco, juga bikin motor laki bercita rasa CBR 150R. Nama yang dipakai, Kymco Quannon 150. Kabarnya, Quannon bakal resmi dan mungkin juga langsung diterima pasar dunia pada 2010.

Motor sport katagori kecil ini juga bakal merambah pasar eropa. Pasar yang memang begitu welcome dengan semua produk Kymco. Mulai dari skuter sampai ATV. Jga memang ideal untuk jadi moge kecil untuk latihan atau beradaptasi sebelum bawa moge beneran.

Quannon mengusung dapur pacu 4-tak air-cooled dengan 5 percepatan. Diklaim ramah lingkungan dan mantap diajak bermanuver di jalanan.

Sumber:www.sripoku.com

~ oleh Radimas wiwoho pada September 28, 2009.

12 Tanggapan to “Minerva R150 VS Honda CBR 150R”

  1. Minerva berarti tukang foto copy

  2. tdk jg koq..klo dblg foto copy..b’arti gk menjawab kebutuhan msyrkt kecil donk…
    coz ad jg msyarkt yg mw murah n kualitas na xma(gk jau beda am yg asli)…gtu…

  3. gpp lah untuk harga segitu minat juga gpp, emank untuk jalanan di jakarta isa nyaman di bawa mlari ampe 100km/jam yg perlu di pertanyak an tu sasis na good atow ga tar di geber bengkok sasisna

  4. cayo 4 miner….!!!!
    rakyat kecil juga butuh motor keren harga terjangkau
    fasilitas n fitur ga jauh beda

  5. CBR tetep D’BEST……..
    dng harga tinggi,ngga mungkin pabrikan honda kasih yg terburuk…..
    utk percepetan di 5 dan 6 rasain deh UNTUK YG PUNYA CBR……..
    utk kembaranyya,bikin pasaran jatuh aj……… mang nda bisa bikin model lain,test sm mimerva 250nya jg berani….

  6. mau CBR atau MINERVA harus tetap DAMAI bro…gak usah main keren2an…siip kan…biar orang2 kecil juga bisa sedikit sporty gitchu….lagian kalo celaka, ancur and mati…gak ada gunanya CBR atau MINERVA yang KITA BANGGA2IN….KEEP PEACE…

  7. minerva tkang tpu

  8. tau nih…padahal knp ga desain sendiri aja ya?kckck kekurangan insinyur x ya om?

  9. Kenapa ribut masalah begituan…..kalau suka ya ambil…kalau ga suka ya jangan….sharing masalah tehnologi jangan jadi berantem

    mending bikin sendiri aja modelnya kalau ga mau sama, nanti pesan di tukang las…

  10. ambul sisi positifnya brow,,,,,
    buat orang yang g’ mampu beli cbr bisa bergaya sporty jg dengan membeli minerva..
    tpi klo yang ingin ngebut bisa beli cbr,,,
    so back to the customer…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: